Jumat, 21 September 2012

Kau dan Aku pt2

Cerita Kau dan Aku part 2
dengan prespektif yang berbeda



aku berjalan menuju tempat dimana kau berdiri. aku berusaha tersenyum, walau dalam hati ini aku terus bingung

apakah aku harus jujur atau diam?

melihatmu tersenyum sungguh menusuk hatiku. apakah senyuman itu akan menjadi milikku? ataukah akan menjadi milik orang lain?

pertanyaan itu terus berkutat di otakku ketika aku terus melangkah menuju dimana kau berada.

dadaku rasanya begitu sesak memendam semua rasa ini. Begitu pula ketika melihatmu tertawa, mengapa? akupun tidak tahu...

aku tatap dirimu dalam- dalam...
memastikan bahwa kau akan baik-baik saja...

aku terus bertanya kepada diriku sendiri....
kenapa baru sekarang? Aku menyadari bahwa ada dirimu dihati kecil ini...

kenapa aku sulit sekali mengucapkannya?

Apkah karena aku terlalu pengecut untuk menerima kenyataan bahwa kau tidak merasakan hal yang sama?

aku ingin sekali menggandeng tanganmu... namun aku terlalu takut... kau yang akan melepaskannya...

selangkah,,, dua langkah,,, kita lalui menuju perpisahan pada hari ini....
tapi... akankah kita bertemu lagi?

kenapa baru hari ini aku benar-benar merasa, bahwa aku tidak ingin melepasmu kemanapun?

langkah terakhir kita membuat jantungku berhenti berdegup...
mengingat kalimat yang kau ucapkan tadi siang.

"Aku akan pindah..."

kaki ini lemas, rasanya ingin aku bertekuk lutut, memohon kepadamu jangan pergi...

Namun, kenapa aku hanya bisa tersenyum saat itu... mengapa?

Dan dilangkah terakhir kita ..
Aku membalikan badanku menghadapmu...
Berharap semua ini hanya mimpi semata...
Atau berharap aku bisa memelukmu...

tapi kenapa aku hanya bisa menjabat tanganmu? Dan rasanya aku tak ingin melepasnya lagi...

tapi aku harus merelakan dirimu..

aku mundur satu ... dua ... langkah... dan ku lambaikan tanganku berharap kau akan kembali

"Sampai jumpa" dan berharap kita akan bertemu lagi...

Aku balikan badanku berharap ini mimpi....
dan ketika ku palingkan wajahku....

Aku masih melihatmu disana....
dan aku hanya bisa tersenyum...

Aku kembali berjalan lurus...

dan aku terhenti... aku lihat kau dari kejauhan...

ku lihat kau menundukan wajahmu...
sepertinya kau begitu lelah menjalan hari bersamaku....

Kau balikan badanmu...
dan ku mulai kehilangan bayanganmu dibawah bebayangan pohon-pohon disana...

Maafkan Aku....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar