Minggu, 16 September 2012

Kau dan Aku

ini hanya sebuah cerita pendek
Recomend: baca sambil dengerin salah satu dari video ini.



aku teringat dikala kau berjalan menuju ke tempat dimana aku sedang menanti kedatanganmu
kau tersenyum dan membuat secercah cahaya dalam hatiku...
dikala itu akupun tersenyum dengan banyak arti....

rasa senang kau hadir kembali..

menutupi semua kesedihan yang ku alami...
termasuk perpisahan kita....

hari ini kita akan menjalani waktu bersama

kali ini takkan lagi aku biarkan waktu berjalan begitu saja sendirian tanpa aku melihatmu
mungkin kau tidak tahu, atau mungkin engkau tahu, ntahlah...

rasa dihati ini begitu campur aduk dengan berbagai bumbu cinta, rindu, sedih....
saya tahu esok atau bahkan setelah aku mulai tidak melihatmu nanti akan membuat hatiku berdenting
seperti lonceng tanda air mataku akan menetes satu demi satu ..

aku dapati kau sedang menatapku...
membuatku canggung bahkan gemetar....
tatapan tajam yang penuh dengan arti yang aku tidak tahu artinya apa....

setelah ini aku akan tetap berjalan dan mengingat bahwa aku harus kuat...

cepat atau lambat akankah kita bertemu lagi? pertanyan itu terus berkelut ketika kita berdua bersama sama melangkah menuju gerbang perpisahan kita....

langkah demi langkah aku terus kuatkan diriku.... jangan... jangan biarkan air mata ini jatuh setetespun...
hari ini begitu banyak hal yang kita lalui... dan sekarang akan berakhir? dan kita tidak akan bertemu lagi? pertanyaan itu bertambah ketika akhirnya langkah kita terhenti...

kita berhadap- hadapan saling memandang... dan kau tersenyum untuk yang kedua kalinya, atau untuk yang terakhir kalinya kepadaku?

aku belum sempat berkata bahwa aku sayang kepadamu ... dan mungkin aku tak akan berkata seperti itu kepadamu

ku tatap dalam-dalam matamu yang penuh kelelahan..

lelahkah kau menjalani hari ini bersamaku... atau kau lelah menyimpan sesuatu..... sungguh-sungguh
rasanya hati ini mulai meretakkan dirinya ketika kulihat kau mulai menjabat tanganku dan mengucapkan sebuah kalimat yang ku takutkan selama ini

"sampai jumpa"

sentak hati ini patah terbelah menjadi dua atau bahkan berkeping - keping...
namun itu bukan salah kau...

karena kau tidak tahu ... dan tak pernah tahu... atau tak pernah tahu ...
bahwa aku ingin sekali memelukmu dan tidak melepasnya lagi...

dan akhirnya kau lepas genggaman tanganmu ...
kau melangkah lebih jauh ... lebih jauh.... kau terenyum lagi dan melambaikan tanganmu.....
kau membalikan badanmu dan berjalan menuju tempat yang lebih jauh..

dan kau palingkan wajahmu kembali kepadaku dan kembali lagi tersenyum benar - benar tersenyum untuk yang terakhir kalinya .....

dan bayanganmu pun mulai menghilang diantara gelapnya bayangan pepohonan dan kerumunan orang - orang disana ...

saat itulah aku benar- benar meneteskan air mataku ... ku tundukan wajah...... menghela nafasku setelah berusaha untuk menahan rasa sakit hancurnya hati ini .....
 berjalan sambil menghapus setiap air mata yang jatuh dan mengingat bahwa aku harus kuat ...
dan setiap gambar peristiwa yang kita lalui mulai bermunculan di otakku ...
berapa lama waktu yang ku habiskan bersamamu... apakah aku mengsia-siakannya atau memang itu tidak cukup?

aku bahkan tidak tahu apa yang aku harus katakan...
yang terlintas dibenakku hanyalah.... selamat tinggal ....

sayangku...




Tidak ada komentar:

Posting Komentar